Mengenal Nama-nama Setan dan Tugasnya





Siapa yang tidak teriak ketakutan melihat setan, mungkin sebagian dari kita ada yang tidak percaya dengan adanya kehidupan lain selain kehidupan manusia. Tapi sebagai umat muslim mempercayai hal yang goib itu merupakan salah satu rukun iman.

Meskipun kita mempercayai adanya setan, jin, dan iblis bukan berarti kita harus takut kepada mereka tapi kita justru harusnya takut kepada yang menciptakannya yaitu Allah سبحانه وتعالى sebagaimana tertuang dalam firmannya “ ... Pentunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang takut kepada Tuhannya” (QS. Al-A’raf: 154).

Walaupun kita diwajibkan untuk takut kepada Allah tapi tidak memutup jalan bagi kita untuk mengetahui dan mengenal siapa saja mahkluk-mahkluk goib ciptaan Allah سبحانه وتعالى, lalu siapa sajakah mahkluk goib yang Allah ciptakan.

Mahkluk goib yang biasa di ketahui adalah iblis, jin, dan setan tapi apa kita tahu perbedaan 3 jenis mahkluk tersebut. Iblis adakah mahkluk durhaka yang jenisnya adalah jin bukan jenis manusia di dalam Al-Qur’an Al Karim menyebutkan bahwa iblis itu adalah jenis dari jin. Menurut satu riwayat dahulunya iblis bernama Nair akan tetapi sejak ia membangkang dan menolak perintah Allah untuk sujud kepada Nabi Adam ia di rubah nama menjadi setan.

Allah سبحانه وتعالى berfirman:
"Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu kepada Adam!" Maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Dia adalah dari (golongan) jin, maka dia mendurhakai perintah Tuhannya. Pantaskah kamu menjadikan dia dan keturunannya sebagai pemimpin selain Aku, padahal mereka adalah musuhmu? Sangat buruklah (Iblis itu) sebagai pengganti (Allah) bagi orang yang zalim." (QS. Al-Kahf: 50)

Alam jin dimana alam ini adalah alam yang berdiri sendiri ia terpisah dan berbeda dengan alam manusia namun keduanya hidup dalam dunia sama, keduanya pun mempunyai kesaman yakni berkewajiban untuk beribadah kepada Allah سبحانه وتعالى.

Allah سبحانه وتعالى berfirman:
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKu." (QS. Az-Zariyat: 56)

Kata setan berasal dari bahasa Arab yaitu syaitan yang berarti jauh maksudnya adalah sesuatu yang selalu menjauhkan manusia dari kebenaran. Kemudian kata setan ini digunakan untuk setiap mahkluk durhaka dan membangkang.

Allah سبحانه وتعالى berfirman:
"Sesungguhnya (setan) itu hanya menyuruh kamu agar berbuat jahat dan keji dan mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah." (QS. Al-Baqarah: 169)

Karna setan memiliki sifat pembangkang maka tugas setan jelas mencari banyak-banyaknya teman untuk menemani mereka di neraka kelak. Misi setanpun sudah jelas yaitu mengganggu, menggoda, dan menggelincirkan manusia agar makin jauh dengan Allah سبحانه وتعالى.

Berikut nama-nama setan dan tugasnya:

Yang pertama adalah Wahhar ia adakah tentara iblis yang suka mengganggu para mukmin dalam mimpi-mimpi mereka serta menimbulkan kesedihan dan ketakutan dalam mimpi.

Selanjutnya Tamrih ia adalah pembantu iblis yang pekerjaannya adalah membisiki telinga manusia dengan bisikan jahat.

Ruhaa adalah jenis jin yang mencegah para mukmin untuk bangun malam dan mengikat 3 ikatan saat seseorang tidur. Jadi bagi siapa yang susah bangun untuk melaksakan solat malam atau melaksanakan solat subuh maka kita sedang di ganggu oleh setan.

Masuth (Mathuun),  setan yang menggoda manusia melalui lidah manusia dengan membuat berita bohong, perkataan yang keji, perkataan yang menyakiti hati manusia dan sebagainya.

Khinzib, jin pengganggu ketika solat. Ia yang membuat kita lupa rakaat solat dan sering menggelincirkan lidah sehingga salah dalam membaca suatu surat yang kita hapal.

Dasim, adalah setan yang membuat orang memasuki rumah tanpa mengucapkan salam dan tidak mengingat Allah, dan ketika makan tidak membaca basmalah maka dia akan bersamanya.

Watsin, dia bertugas untuk merusak hati dan akal hingga rusak ahklak dan iman karena ia dan kelompoknya diberi tugas menggoda manusia yang ditimpa musibah

Awan, dia bertugas untuk menggoda para penguasa agar menjadi dzalim dan mendzalimi manusia, sehingga manusia yang digoda menuju jalan kebatilan.

Ada sahabat Rasulullah ï·º mengadukan gangguan yang dia alami ketika solat, kemudian Rasulullah bersabda "Itu adalah setan. Namanya Khinzib. Jika kamu merasa diganggu, mintakah perlindungan kepada Allah dari gangguannya dan meludah ke kiri 3 kali." kemudian Usman berkata "Akupun melakukannya, kemudian Allah menghilangkan gangguan itu dariku.” (HR. Muslim)

Semoga dengan adanya penjelasan ini kita menjadi lebih paham mengenai kehidupan lain yang ada di sekitar kita dan menjadi saling menghargai insyaAllah.

Post a Comment

0 Comments